oleh

Zainul Arifin Pemuda Inovasi Yang Mengembangkan Kreatifitas Untuk Masyarakat di Desanya

Biuus.com, Lumajang  –  Momen sumpah pemuda tahun 2021 ini, Zainul Arifin pemuda yang berasal dari Dusun Pasinan Desa Karangbendo Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang Jawa Timur ini terus melakukan inovasi dan mengembangkan kreatifitas untuk masyarakat di Desanya guna menghadapi dan menghadirkan solusi.

Zainul Arifin atau Mas Za sapaan akrabnya mengungkapkan, pandemi covid 19 yang melanda Indonesia bahkan belahan dunia menjadi permasalahan yang tidak hanya berdampak di dunia kesehatan, terlebih di dunia pendidikan dan ekonomi.

“Ya, hal ini membutuhkan keterlibatan semua pihak dan berbagai terobosan agar segera tertangani dan terselesaikan dengan baik, ” ucap Mas Za.

Menurut Mas Za, tempat  yang dahulu kotor tidak bermanfaat bahkan rawan tindakan kejahatan kita harus benahi.

” Setelah bersama tim membuat sentra pemberdayaan ekonomi baru dengan menyulap  bahu jalan menuju ke ladang (ketegalan dalam bahasa jawa). Tempat itu di beri nama Dalan Tegalan itu kini dikunjungi setiap hari minggunya sekitar 400 hingga 500 orang dengan jumlah pedagang mencapai 40 an orang warga desa sekitar,” kata Mas Za.

Dibuka mulai bulan Agustus 2021 hingga saat ini sudah lebih dari 2500 orang yang telah menikmati kuliner dan berkunjung ke tempat ini , tentunya ini menjadi solusi dari permasalahan yang berdampak pada ekonomi dan menguatkan kecintaan pada makanan serta minuman tradisional yang dapat menekan radikalisme serta konfik sosial di Masyarakat walaupun kendala yang dihadapi juga tidak sedikit.

Mas Za mengungkapkan, selain bersama tim membuat Dalan Tegalan kita pun berinovasi untuk membuat yang lain.

” Alhamdulilah Selain penguatan kearifan lokal juga terus dilestarikan melalui Sanggar Seni CIO Indonesian Arts Culture yang berkonsentrasi pada musik dan tari tradisi, sehingga generasi muda ditengah pandemi tetap bisa berkarya tanpa mengabaikan protokol kesehatan,” ucapnya.

Baca juga : Menpora Zainudin Amali: Bentuk Lembaga Pengelola Untuk Venue Pasca PON XX

Saat dikonfirmasi oleh tim biuss.com, Menurut Mas Za sapaan akrabnya, mengapa hal ini dilakukan.

” Ia beranggapan bahwa kondisi bangsa ini menjadi tanggungjawab bersama, tidak pemuda hanya diam melihat bangsanya yang sedang menghadapi banyak masalah, ia harus hadir berama-sama masyarakat bersinergi untuk bergerak dan beraksi, apalagi seperti saya tinggak di desa, maka yang terpenting adalah  bersama teman-teman terus berkreasi dan berinovasi, ” tuturnya.

Menurut salah satu warga, Mas Za memang dinilai aktif menggerakkan warga dan pemuda diberbagai sektor.

“Iya, sangat aktif dikepemudaan, kerukunan dan moderasi beragama, pendidika kearifan lokal, anti Narkoba, kepariwisataan dan sektor budaya,” ucap salah satu warga saat di konfirmasi oleh biuus.com, Jumat (15/10/2021).

Sehingga hal inilah yang mengantarkan dirinya menyabet berbagai penghargaan baik Regional maupun Nasional seperti ; Pemuda Pelopor Nasional, Duta Penuda Kreatif dari Kemenpora, Wirausaha mula berprestasi, Peraih Satu Indonesia Awrads serta memimpin beberapa organisasi/ komunitas pemuda.

Kreatifitas Pemuda Indonesia memang sedang diuji untuk terus bersinergi sehingga bonus demografi pada tahun 2046 akan benar benar memberi manfaat bagi bangsa Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed