oleh

Potradnas 2021, Kemenpora Dorong Olahraga Tradisional Lebih Dikenal

Biuus.com, Babel  –  Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Tradisional tingkat Nasional (Potradnas) VIII tahun 2021.

Menurut Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta, melalui ajang ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mendorong olahraga tadisional bisa lebih dikenal generasi milenial.

“Event olahraga tak hanya Olimpiade, PON, SEA Games. Olahraga ada yang berasal dari budaya bangsa yaitu olahraga tradisional. Ini harus dikenalkan ke generasi milenial”, kata Deputi Raden, Kamis (21/10/2021). 

Potradnas akan berlangsung pada Jumat (22/10/2021) di pantai wisata Tanjung Pendam. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan olahraga tradisional di Tanah Air. Sebelum Potradnas dibuka, terlebih dahulu dilaksanakan pra-event yang bertajuk Laskar Egrang Challenge. 

Baca juga : Menpora Zainudin Amali Berharap Hasil Penelitian Memberi Dampak Positif Terhadap Perkembangan Sepakbola Tanah Air

Laskar Egrang Challenge yaitu berjalan menggunakan egrang secara estafet dengan masing-masing orang menempuh jarak 10 kilometer. Tidak hanya sekadar bermain egrang, peserta Laskar Egrang Challenge ini akan berhenti di desa pada setiap etapenya untuk kemudian mengajak masyarakat bermain permainan tradisional.

Selain itu, juga dilakukan kegiatan membagikan suvenir untuk masyarakat setempat, serta membuat pojok olahraga tradisional di desa yang disinggahi tersebut. 

Bupati Belitung Timur Burhanudin menyambut baik kegiatan kegiatan Potradtnas ini. Dia berharap, Laskar Egrang Chalenge dapat memberikan manfaat baik untuk daerahnya. 

“Bermain Egrang dapat menguatkan kecerdasan intelektual anak-anak di masa depan,” ujar Burhanudin.

Bupati Belitung Timur Burhanudin mengungkapkan, melalui Potradtnas, pemerintah setempat juga ingin menciptakan destinasi wisata buatan dengan permainan atau olahraga tradisional. 

“Semoga kegiatan Laskar Egrang Challenge dapat memberikan manfaat dan dampak besar bagi pertumbuhan anak-anak Belitung Timur dan memancing kembali pariwisata di tempat laskar pelangi ini”, pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed