oleh

Menpora Zainudin Amali Terima Audiensi Plt Wali Kota Cimahi

Biuus.com, Jakarta  Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menerima audiensi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi Jawa Barat, Letkol (Purn) Ngatiyana dan rombongan di ruang kerjanya, lantai 10, kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (5/1/2021) siang. 

Hadir dalam rombongan ini antara lain Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Cimahi, Dr. Huzen Rachmadi, A.md, St, SE, M.kes dan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olah Raga (Disbudparpora) Kota Cimahi, Budi Rahardja S.sos. 

Kedatangan Wali Kota Cimahi dan jajarannya tersebut untuk menyampaikan terkait rencana pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) sebagai pusat pembinaaan atlet-atlet setempat. 

Baca juga : Gubernur Kalsel : Terima Kasih Menpora Amali Telah Dukung Peningkatan Prestasi Olahraga Kalsel

Dalam kesempatan ini, Menpora Zainudin Amali menyambut baik usulan pembangunan fasilitas olahraga tersebut. Namun dijelaskannya, saat ini Kemenpora sudah tidak memiliki anggaran terkait pembangunan infrastruktur fisik olahraga dan kewenangan itu sudah dialihkan di Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PUPR). 

“Sejak tahun 2020, terkahir tahun 2019. Kita tidak punya anggaran untuk pembangunan infrastruktur fisik. Itu sudah dialihkan ke Kementerian PUPR,” ucap Menpora Amali dalam pertemuan ini. 

Namun demikian, Menpora Zainudin Amali memastikan pihaknya akan merekomendasikan setiap aspirasi dan usulan daerah kepada Kementerian PUPR. Apalagi Jawa Barat salah satu daerah yang banyak memproduksi atlet elit nasional. 

“Tapi kita tetap akan merekomendasikan. Jadi nanti suratnya disampaikan ke kita. Nanti kita rekomendasi,” jelasnya.

Baca juga : Menpora Zainudin Amali Harap Tidak Hanya Atlet Disabilitas Berprestasi di Batola 

Sementara itu, Wali Kota Cimahi Jawa Barat, Letkol (Purn) Ngatiyana menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Menpora Amali yang telah meluangkan waktu menerima dirinya dan rombongan. 

Dalam kesempatan ini, dia menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan tanah untuk rencana pembangunan GOR dan statusnya bersertifikat milik pemerintah daerah. “Tanahnya atas nama Pemda, luasnya 26 ribu ha,” jelasnya.

judul gambar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.