oleh

Menpora Zainudin Amali Harap PBESI Bisa Bawa E-Sport Indonesia ke Kancah Dunia

Biuus.com, Bogor – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memiliki harapan besar terhadap perkembangan Pengurus Besar E-Sport Indonesia (PBESI) tidak hanya untuk event SEA Games Vietnam 2022 ini saja, tetapi berbagai kegiatan yang akan dilakukan oleh E-Sport Indonesia kedepan.

“Sebagaimana yang dilaporkan dari kepala pelatih Timnas, kita punya harapan besar pada ESI, bukan hanya saja untuk momen SEA Games, tetapi berbagai event yang akan dilakukan oleh PBESI,” kata Menpora Amali usai meninjau pelatnas PBESI di Jeep Station Indonesia, Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Senin (7/3/2022).

Menurut Menpora Zainudin Amali, mulai dari sebelumnya yang masih menjadi cabang olahraga ekshibisi, PBESI memiliki tata kelola organisasi dan perkembangan cabor yang pesat. 

Baca juga: Menpora Zainudin Amali Tinjau Pelatnas Tim ESports Indonesia

“Ini luar biasa, cabor ini pada saat PON masih menjadi ekshibisi tetapi sudah menyampaikan laporan lengkap tata kelola juga bagus. Saya apresiasi kepada ESI ini. Semoga cabor lain juga melakukan hal yang sama,” tutur Menpora Amali.

Menpora Zainudin Amali merasa yakin usai mendapatkan pemaparan dari Ketua Harian PBESI, sehingga pemerintah memberikan support dan dukungan penuh.

“Soal nanti seperti apa kedepannya, saya sudah diberi keyakinan dan penjelasan oleh kepala pelatih dan menejer. Pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap persiapan atlet dan kontingen E-Sport Indonesia,” tambahnya.

Baca juga: Menpora Amali Menyasikan Davis Cup 2022 di Stadion Tennis Centre Court

Ketua Harian PBESI Bambang Sunarwibowo sampaikan didepan Menpora Amali bahwa organisasi E-Sport sudah ada di 514 kabupaten/kota di Indonesia.

“Organisasi Esport sudah ada di 514 kab/kota. Tahun ini kita juga akan melaksanakan World Championship yang akan digelar di Bali diikuti 120 negara di dunia,” ujarnya.

“Kita juga laksanakan pembinaan berjenjang mulai dari Piala Pelajar, Piala Mahasiswa, hingga Liga 2 dan Liga 1 yang dilaksanakan pada tahun ini. Konsep pertandingannya juga dilaksanakan secara internasional melalui program yang dikoordinasikan dengan baik dengan federasi internasional,” urainya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed