oleh

Menpora Amali Siap Berkolaborasi Dengan Pemuda Katolik Untuk Pengembangan SDM

Biuus.com, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali mengapresiasi dan menyambut baik terhadap sejumlah program yang diumumkan oleh Pemuda Katolik terutama program pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Diantara program tersebut ada etalase politik yakni menyiapkan pemuda yang berminat ke dunia politik, pembentukan lembaga bantuan hukum dan sejumlah workshop untuk mengakomodir profesi anggota seperti worshop jurnalisme, worshop transformasi digital, dan workshop terkait industri kreatif.

Menurut Menpora Amali, menjadi aktivis atau berorganisasi saat ini sangatlah berbeda dengan tahun 80-an ke bawah yang saat itu hanya berdiskusi soal ideology dan politik. Namun saat ini situasi dan zaman sudah berubah, terlebih lagi dengan transformasi digital.

“Antisipasi yang dilakukan oleh Pemuda Katolik saya kira sudah sangat tepat dan pemerintah sangat membutuhkan kreatifitas-kreatifitas, inovasi dari kelompok masyarakat terutama dari kaum pemuda,” ungkap Menpora Amali saat menerima audiensi Pengurus Pusat Pemuda Katolik di ruang kerjanya, Gedung Graha Pemuda Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (21/4/2022). 

Baca juga: Ketum PSSI Mochamad Iriawan Ucapkan Terima Kasih Kepada Presiden dan Menpora

Menpora Amali juga menjelaskan, selain transformasi digital, saat ini Indonesia tengah menghadapi bonus demografi dimana usia anak-anak muda lebih banyak. Maka dari itu, untuk menghadapinya Kemenpora menyusun dua program khusus untuk pemuda yakni mendorong pemuda menjadi kreatif, inovasi, berdaya saing dan punya kemandirian, serta punya semangat kewirausahaan.

Karena menurut Menpora Amali, kesejahteraan suatu bangsa salah satu ukurannya adalah seberapa banyak kelompok masyarakat yang bergerak di dunia wirausaha, dan saat ini, masih tertinggal Karen jumlah wirausahawan hanya sekira 3 persen. Sementara idelanya berjumlah sekira 5 persen. “Indonesia masih tertinggal dari Malaysia dan Singapura, apalagi dengan Amerika dan Tiongkok,” ungkap Menpora Amali.

Disamping itu, untuk membantu terciptanya lapangan pekerjaan, karena lapangan pekerjaan makin hari makin sempit, dan angkatan kerja makin hari makin banyak. Terlebih lagi di tengah situasi pandemi saat ini, banyak lulusan perguruan tinggi baik dalam negeri maupun luar negeri.

“Lapangan pekerjaan bukannya makin lebar malah makin sempit. Itulah kenapa kita dorong supaya makin banyak kelompok masyarakat yang masuk ke dunia kewirausahaan. Sehingga presentasi minimal itu tercapai. Ini hal-hal yang harus kita garap secara serius. Kita menyambut baik program Pemuda Katolik, kita akan berkolaborasi,” kata Menpora Amali.

Baca juga: Wakil Ketua OASE-KIM Maria Anna Tegaskan Pentingnya Berolahraga

Disisi lain, Ketum Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma mengatakan bahwa pihaknya akan mengadakan kegiatan Rapat Kerja Nasional pada tanggal 26-29 Mei 2022 di Sulawesi Utara, dan kegiatan ini nantinya akan dihadiri oleh sekitar 450 peserta dari seluruh Indonesia yang terdiri dari utusan peninjau dari komisariat tingkat kabupaten/kota dan provinsi.

“Kita harapkan pak menteri hadir memberikan satu arahan, gambaran untuk kader-kader Pemuda Katolik,” harapnya.

Menurut Ketum Pemuda Katolik, pihaknya memiliki sejumlah program terutama pemberdayaan sumber daya internal yang akan diworkshopkan dan diturunkan menjadi program kerja nasional, dan Pemuda Katolik mengaku siap berkolaborasi dengan Kemenpora.

“Pak menteri tadi menceritakan banyak program yang sedang dirancang dan bisa kita kolaborasikan. Tentu kami sebagai organsasi kepemudaan merasa punya tanggung jawab, untuk mensukseskan program-program Kemenpora karena akan berdampak juga terhadap pembinaan pengembangan karakter kepemimpinan para kader kita di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed