oleh

Menpora Amali Sebut Pemerintah Akan Bangun Trainning Camp Olahraga Berstandar Internasional untuk Pembinaan Atlet Jangka Panjang

Biuus.com, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengatakan pemerintah akan membangun Trainning Camp berstandar internasional di Cibubur, Jakarta Timur sebagai pusat latihan elit olahraga nasional. 

Menurut Menpora Amali Karena Olimpiade menjadi target utama, sementara Asian Games dan SEA Games hanya menjadi target antara. Sehingga fasilitas yang ada harus dimaksimalkan Seperti Grand Design Olahraga Nasional.

“Jadi setiap empat tahun kita menaikkan target kita, karena apa? Di dalam Grand Desing Olahraga Nasional itu semuanya kita mendesain prestasi jadi nggak boleh lagi kita membuat prestasi itu by accident, asal nemu, sudah tidak bisa. Kita harus memang benar-benar kita persiapkan dan sekarang ini kita sedang mempersiapkan satu trainning camp yang berstandar internasional yakni di Cibubur,” ungkap Menpora Amali saat menjadi narasumber pada acara live dialog Indonesia Bicara, TVRI, Senin (26/7) malam.

Menurut Menpora Amali Seperti 2 cabang olahraga yang paling disukai masyarakat yakni Sepak bola dab Bola voli akan pusat pelatihannya ditempatkan di Trainning Camp dan 14 cabang olahraga unggulan

“Kecuali yang misalnya seperti Dayung, mereka (pusat latihan) punya sendiri. Kemudian Bulutangkis juga belum punya itu akan kita tempatkan camp di sana. Semuanya kita lengkapi termasuk sekolahnya, termasuk untuk sport sciencenya,” ucap Menpora Amali. 

Untuk para atlet yang akan menempati Trainning Camp tersebut adalah para pelajar yang dipersiapkan sebagai atlet nasional dengan pola pembinaan yang ketat dan fasilitas yang lengkap.

“Di dalam grand design itu yang kita pandu mulai dari mereka di tingkat SMP. Kita nanti akan menghasilkan 150 atlet elite nasional untuk cabang-cabang olahraga unggulan kita. itu kita hasilkan dari 250 ribu talenta seluruh Indonesia kemudian kita peras menjadi 37.500, kita peras lagi menjadi 3.750, naik lagi makin susah jadi 750 dan terakhir masuk di 150 elit nasional,” Pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed