oleh

Menpora Amali Ingatkat Peran Penting Kepada 3.400 Peserta Pelatihan KIPAN

Menpora Zainudin Amali Buka Pelatihan KIPAN Secara Virtual

Biuus.com, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali membuka kegiatan Pelatihan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) 2021, secara virtual dari Sitroom Kemenpora, Rabu (9/7) pagi.

Menpora berpesan pada para peserta, untuk dapat bertanggungjawab dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. “Saya pesan kepada seluruh peserta dilatih, agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Kalian sudah masuk ke jalur ini sebagai kader inti maka tanggung jawab kalian tidak kecil. Kalau kalian tidak mampu dalam langkah-langkah pencegahan, maka kalian bisa laporkan pada pihak-pihak terkait,”ucap Menpora Amali.

Menurutnya, ukuran keberhasilan kegiatan ini berdampak kepada masyarakat. Jadi, lanjutnya, jangan sampai melaksanakan kegiatan anti narkoba justru penyalahgunaan narkoba malah meningkat. “Saya selalu menekankan di lingkungan Kemenpora, bahwa setiap kegiatan yang dilakukan oleh setiap unit yang ada harus jelas pemanfaatan buat masyarakat. Artinya harus ada ukuran-ukuran yang bisa kita jadikan sebagai bahan evaluasi, “jelasnya.

Menpora asal Gorontalo ini memaparkan, kegiatan ini kolaborasi dengan BNN ini dan efeknya akan sangat positif. “Pelatihan ini suatu hal yang positif, karena penyalahgunaan semakin hari akan semakin bisa kita tekan,” tegasnya.

Karena itu, pria asal Gorontalo meminta Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda untuk terus bekerjasama dengan BNN sehingga bisa mendapatkan data yang akurat dari dampak setelah pelatihan kader inti pemuda anti narkoba.

“Saya minta kerjasama dengan BNN tetap harus dilanjutkan, agar kita bisa mendapatkan angka pasti dari hasil pelatihan ini. Saya juga pesankan untuk Setnas KIPAN, agar terus memantau aktivitas para anggotanya yang tersebar di seluruh provinsi agar melakukan tugas sebaik-baiknya,” paparnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah menjelaskan, Kader Pemuda Anti Narkoba terbagi dalam tiga tahap, dengan target terbentuk 3.400 kader di 34 provinsi. Setiap tahap berlangsung selama tiga hari yang dilaksanakan secara virtual.

“Peserta pelatihan ini, semakin bertambah. Dengan jumlah 3400 orang yang dilaksanakan di 34 provinsi Indonesia dan setiap provinsi sebanyak 100 orang dalam tiga tahap. Setiap tahap berlangsung selama tiga hari yang dilaksanakan secara online,” paparnya.

Faisal menuturkan, para peserta ini bisa menginspirasi pemuda-pemuda lain dalam pencegah penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelap narkoba di tanah air. “Pelatihan KIPAN merupakan salah satu program Kemenpora yang diharapkan dapat berperan dalam memerangi narkoba dan menjadi agen perubahan dalam masyarakat serta dalam meningkatkan pedulian pemuda sehingga menjadi pemuda bersih narkoba atau yang kita sebut dengan pemuda bersinar,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed