oleh

Menpora Amali Dorong PB IPSI Untuk Bentuk Pengurus di Luar Negeri

Biuus.com, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali meminta Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) dan International Pencak Silat Federation untuk lebih menonjolkan Pencak Silat sebagai cabang olahraga bela diri ketimbang sebagai budaya. Sehingga Pencak Silat bisa masuk dalam cabang olahraga yang dipertandingkan di olimpiade. 

Sebab, menurut Menpora Amali, International Olympic Committee atau Komite Olimpiade Internasional akan menjadikan hal tersebut sebagai pertimbangan dalam mempertandingkannya di ajang olimpiade. 

“Kita harus tonjolkan Pencak Silat ini sportnya, bukan budaya. Karena berkaca dari Kempo, yang menganggap Kempo sebagai budaya Jepang. Berbeda dengan karate. Padahal keduanya dari negara yang sama yaitu Jepang. Pencak Silat ini kita harus tunjukan olahraga beladiri bukan sebagai budaya” ucap Menpora Amali saat menerima Ketua Harian PB IPSI, Beny Gautama bersama Sekretaris Jenderal, Tedy Suratmaji dan dan jajaran pengurus. di lantai 10 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (12/4/2022) pagi.

Baca juga: Kemenpora Tanggapi Berangkatnya Timnas Futsal ke SEA Games

Menpora juga mendorong PB IPSI dan federasi internasional Pencak Silat untuk membentuk pengurus di luar negeri, termasuk di Eropa. Yang akan mempermudah Pencak Silat untuk menjadi cabang olahraga di olimpiade. 

Disamping itu, Menpora Amali juga meminta PB IPSI membuat video kampanye terkait cabang olahraga Pencak Silat yang nantinya akan disebar luaskan di setiap Kedutaan Besar Indonesia di luar negeri untuk memperkenalkan Pencak Silat di seluruh dunia. “Jadi tentu kita kolaborasi sama-sama, kita back up juga,” ungkap Menpora Amali. 

Menurut Menpora Amali, Pencak Silat saat ini masuk dalam cabor unggulan dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dengan 13 cabang olahraga lainnya. Cabang olahraga unggulan ini adalah cabor yang dipertandingkan di olimpiade. 

Menpora Amali juga menegaskan, Pencak Silat dan Wushu dimasukan karena sebelumnya Indonesia ikut bidding tuan rumah olimpiade 2032. Tapi tidak jadi karena dimenangkan Brisbane, Australia. Karena tuan rumah, maka bisa menentukan cabor yang dipertandingkan sendiri, dua cabang olahraga tersebut dinilai bisa menjadi lumbung medali. “Sekarang Pak Presiden minta lagi kita ikut bidding olimpiade 2036,” katanya. 

Baca juga: Menpora Amali Buka Kuliah Penumbuhan Minat Kewirausahaan

Ketua Harian PB IPSI, Beny Gautama menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Menpora Amali atas kesediannya untuk menerima rombongan PB IPSI. Selain itu, Beny Gautama juga menyampaikan salam hangat dari Ketua Umum PB IPSI yang juga Ketua Umum International Pencak Silat Federation, Prabowo Subianto. 

“Saya berterimakasih sekali pada pak menteri olahraga telah menerima kami dari PB IPSI. Kebetulan kami sebagai perwakilan dari international federation, kami berbicara bagaiamana pencak silat itu betul-betul bisa dipertandingkan di olimpiade dengan bantuan pak menteri dan pemerintah Indonesia. Insya Allah mimpi kita bisa terlaksana, Pencak Silat bisa dipertandingkan di olimpiade,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed