oleh

Medical Center PSSI Diresmikan, Ketum PSSI: Semua Fasilitas Harus Digunakan Dengan Baik

Biuus.com, Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali atas dukungan dan perhatiannya terhadap olahraga sepakbola dengan membantu Medical Center milik PSSI hingga terwujud. 

Salah satunya dengan keberadaan Medical Center milik PSSI yang berlokasi di Gedung GBK Arena, Lantai 5, Senayan Jakarta Pusat. Medical Center berstandar internasional ini dilengkapi dengan alat-alat canggih yang didatangkan dari Australia dan Jerman. 

“Medical Center ini yang pertama bagi cabang olahraga, khusunya sepakbola sejak 92 tahun kita berdiri. Terimakasih kepada Pak Presiden dan Pak Menpora atas pengadaan alat yang luar biasa canggih ini,” kata Iriawan saat acara peresmian Medical Center PSSI, Senin (14/3/2022). 

Baca juga: Menpora Zainudin Amali Apresiasi Atas Pembangunan Sirkuit Sang Profesor

Iriawan menjelaskan bahwa alat-alat yang ada di Medical Center ini nantinya akan dimanfaatkan oleh para atlet sepakbola khusunya dalam menghadapi Piala Dunia U-20 Tahun 2023 yang akan digelar di Indonesia. Selain itu, Medical Center ini juga boleh digunakan oleh atlet-atlet dari cabang olahraga lainnya maupun kalangan umum asalkan dikomunikasikan dengan petugas. 

“Tentu ruangan ini sangat bermanfaat bagi para atlet karena memang alat-alatnya cukup canggih pak. Ini dari Australia dan Jerman yang memang kelasnya kelas dunia,” tukasnya. 

Iriawan mengungkapkan bahwa fengan keberadaan Medical Center ini, maka ketika ada atlet yang cedera ringan tidak perlu lagi dibawa ke rumah sakit rujukan dan bisa ditangani di tempat ini. Kecuali patah tulang atau cedera parah. 

Untuk jam operasional, Medical Center dibuka hari Senin sampai dengan Jumat dan tidak dipungut biaya karena sudah ditanggung semua oleh pemerintah.  Untuk para dokter sendiri, alat-alat ini akan dioperasikan oleh dokter internal dari PSSI, karena mereka sudah dilatih selama dua bulan oleh penyedia alat. 

“Ini semua dokternya dari PSSI, semuanya terlatih dari pengada alat, kita training, kita bisa melihat yang menerangkan dari PSSI semua, dokter dari dalam semua. Sehingga training mereka cukup lama dua bulan sehingga mereka betul-betul bisa mengoperasikan alat ini karena langsung connect dengan komputer shingga tidak sembarang orang bisa mengoperasikan,” jelasnya. 

Baca juga: Menpora Zainudin Amali Apresiasi Medical Center PSSI Sesuai Standar Governance

Sebelumnya, Menpora Amali meresmikan Medical Center PSSI di Gedung GBK Arena,  Lantai 5, Senayan Jakarta Pusat, Senin (14/3/2022) siang. 

Dalam sambutannya, Menpora Amali mengatakan bahwa keberadaan Medical Center tersebut merupakan salah satu bentuk sinergi antara Pemerintah dalam hal ini Kemenpora dan federasi sepakbola yakni PSSI. 

“Adanya medical center ini karena ketua mmumn PSSI nya pak Mochammad Iriawan. Dan saya kira sinergi antara federasi, PSSI dan pemerintah, teman-teman media sudah bisa lihat sekarang ini luar biasa, kita memberikan dukungan tetapi dukungan kita selalu sesuai aturan,” kata Menpora Amali. 

Dengan kehadiran medical center, Menpora Amali berharap bisa dimanfaatkan maksimal untuk para atlet bukan saja atlet sepakbola tapi juga atlet cabang olahraga lainnya asalkan jadwalnya tidak bentrok. 

“Kita berharap ini akan bisa dimanfaatkan secara maksimal, dan pemerintah memberikan dukungan sepenuhnya terhadap keberadaan medical center. Selamat atas peresmian ini, mudah-mudahan semakin baik prestasi olahraga kita pada umumnya dan khususnya sepakbola. Fasilitas ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk para atlet kita,” harapnya. 

Hadir dalam acara ini, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahrga, Chandra Bhakti, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, Sekjen PSSI, Yunus Nusi, Direktur Teknik, Indra Sjafri, Direktur LIB Akhmad Hadian Lukita, dan Direktur GBK Rakhmadi Afif Kusumo.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed