oleh

Raja Sapta: WADA Hanya Mengizinkan Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Event Olahraga Internasional

Biuus.com, Jakarta  –  Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali dan Ketua Tim Satgas Percepatan Sanksi WADA Raja Sapta Oktohari dan Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) konferensi pers pembahasan Percepatan Sanksi WADA, di Media Center Kemenpora, Senin (17/01/2022).

Ketua tim Satgas Percepatan Sanksi WADA Raja Sapta Oktohari mengatakan WADA belum mencabut sanksi kepada LADI. WADA hanya menginformasikan bahwa bendera Indonesia bisa berkibar lagi di event olahraga internasional karena sejumlah syarat yang diajukan WADA telah terpenuhi.

“Bahwa bendera merah putih akan berkibar kembali, namun kalau kita bicara sanksi itu kita harus menjadikan LADI yang profesional tidak semudah membalikkan telapak tangan,” ucap Raja Sapta.

Baca juga : Menpora Zainudin Amali : WADA Izinkan Bendera Merah Putih Berkibar Mulai Februari

Menurut Raja Sapta Oktohari, berkibarnya bendera Indonesia mulai Februari ini bukan sekadar isu karena pihaknya sudah menerima surat resmi yang ditandatangani oleh Chief Compliance Manager, Oliver Simonelli.

“Sesuai dengan WhatsApp yang saya terima dari Olivier Niggli pada kami, dan surat yang ditandatangani Oliver Simonelli. Saya ingin menyampaikan tugas percepatan sudah hampir selesai,” katan Raja Sapta.

Sedangkan Menpora Zainudin Amali menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kinerja Tim Satgas Percepatan Sanksi WADA.

“Saya apresiasi Kinerja Tim Satgas Percepatan Sanksi WADA dan Ketua Tim Raja Sapta Oktohari dan Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) sehingga World Anti-Doping Agency (WADA) sudah mengizinkan bendera Merah Putih kembali berkibar di ajang olahraga internasional pada Februari 2022 mendatang,” ungkap Menpora Amali.

Baca juga : Menpora Zainudin Amali Apresiasi Kinerja Satgas Percepatan Sanksi WADA Dan LADI

Menurut Menpora Zainudin Amali, sanksi WADA terhadap LADI harusnya berdurasi selama satu tahun, namun sanksinya dipercepat menjadi 4 bulan saja.

“Saya atas nama pemerintah menyampaikan terimakasih kepada tim, Pak Raja Sapta khususnya, pada teman-teman LADI dan pada semua pihak yang mempercepat bagaimana yang tadinya sanksi satu tahun, menjadi sekitar empat bulan,” ucap Menpora Amali.

Menurut Zainudin Menpora Amali, tim Satgas dan LADI telah bekerja dengan cepat baik dari sisi komunikasi, administrasi maupun teknis sehingga apa yang diminta oleh WADA bisa terpenuhi.

“Alhamdulillah pemenuhan-pemenuhan terhadap apa yang diminta oleh WADA, supaya Indonesia bisa komplais (patuh) kerjasama yang sangat baik antara tim Satgas dan kemudian LADI dan teman-teman dari Kemenpora, ini luar biasa. Jadi kita bergerak ke arah yang positif. Kejadian ini menjadi pelajaran buat kita untuk membuat lembaga anti doping Indonesia semakin baik dan sesuai dengan acuan yang ada di dalam WADA,” ungkapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed