oleh

Kemenparekraf: Pitching Forum Akatara 2022 Hadir Untuk Film Indonesia Semakin Maju dan Berdaya Saing

Biuus.com, Jakarta – Kegiatan “Pitching Forum Akatara 2022” adalah forum berskala nasional yang diinisiasi Kemenparekraf/Baparekraf ini bertujuan membuka ruang akses pembiayaan dalam ekosistem perfilman Indonesia.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Henky Hotma Parlindungan Manurung menjelaskan bahwa program Pitching Forum Akatara sudah dimulai dari tahun 2017 dan telah berhasil mempertemukan filmmaker dengan sumber pembiayaan yang tepat.

“Melalui Akatara diharapkan dapat mentrigger para sineas tanah air untuk semangat berkarya dan menumbuhkan semangat perfilman untuk kembali membangun ekosistem yang sehat. Sehingga film Indonesia semakin maju dan berdaya saing, juga memperkokoh pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai kekuatan perekonomian nasional,” ucap Henky Hotma.

Baca juga: Menpora Amali Umumkan Pemain Yang Dikirim ke SEA Games Hanoi 2021

Program Director Akatara, Vivian Idris, mengungkapkan, meski bukan penyumbang devisa terbesar di Indonesia, film selalu didapuk sebagai lokomotif dari 17 subsektor ekonomi kreatif karena kemampuan media audiovisual mengakomodir 16 subsektor ekraf lainnya.

“Saya tak bosan mengajak bapak-ibu semua (stakeholders perfilman Indonesia) untuk mengeksplorasi kerja sama, fasilitas, dan potensi yang ada di Akatara. Para investor film dan collaborator, di sinilah tempat Anda menemukan berbagai project dari seluruh Indonesia. Para venture capitalist yang gencar berinvestasi di startup, Akatara adalah tempat berkumpulnya startup film di Indonesia. Jika jeli, Anda bisa menemukan the next unicorn di Akatara,” ucap Vivian Idris.

Selain matchmaking, Pitching Forum Akatara 2022 juga menghadirkan berbagai talkshow dengan ragam tema menarik. Di antaranya “Fasilitasi Kemenparekraf untuk Ekosistem Perfilman Indonesia” dengan Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Hanifah Makarim; Direktur Industri Musik, Film dan Animasi Kemenparekraf/Baparekraf, Muhammad Amin; dan Direktur Pemasaran Ekraf Kemenparekraf/Baparekraf, Yuana Rochma.

Baca juga: Menpora Amali Lakukan Perubahan Terhadap Paradigma Olahraga Nasional

Kemudian, talkshow “Kondisi Terkini Industri Konten dan Film Indonesia’ pada 29 Maret 2022 bersama Joko Anwar, Andi Boediman, dan Dwi Heriyanto dan talkshow ‘Co-production and Funding Opportunity oleh Netherland Film Fund pada 30 Maret 2022.

Dalam kesempatan itu turut hadir Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf/Baparekraf, Fadjar Hutomo; Staf Ahli Menteri Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Kemenparekraf/Baparekraf, Raden Kurleni Ukar; Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani; dan Direktur Utama Perum Produksi Film Negara, Dwi Heriyanto.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed