oleh

Aliansi Pemuda Loteng Minta Gubernur dan Bupati Loteng

Biuus.com, Nusa Tenggara Barat – Aliansi Pemuda Lombok Tengah (Loteng), Nusa Tengara Barat (NTB) meminta kepada Gubernur Nusa Tenggara, H Zulkieflimansyah dan Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri, agar merespon tuntutan yang disampaikan Aliansi Pemuda peduli Marshal.

Tuntutan tersebut, Aliansi pemuda loteng meminta ada beberpa poin yang menjadi tuntutan tersebut, diantaranya, Memenuhi hak-hak marshal. Tidak membedakan perlakuan antara marshal lokal dengan marshal impor. Menolak kedatangan marshal dari luar.

Baca juga : Menpora Zainudin Amali: Pemerintah Tunggu Hasil Rapat NPC Indonesia Terkait Tuan Rumah ASEAN Para Games XI Tahun 2022

Selanjutnya, Memperbaiki bobroknya internal ITDC, MGPA, Pemprov dan Pemda terkait dengan pengangkatan serta pelatihan dan pembinaan marshal, serta Memperbaiki sistem perekrutan marshal. ” Ini sebagai Aksi Peduli Marshal yang dilakukan Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Loteng tertunda.

Hal tersebut disebabkan karna situasi yang tidak memungkinkan, karna adanya pengamanan ketat dan seterilisasi persiapan Balapan di kawasan KEK Mandalika dan sekitarnya, ” melalui rilis pers yang diterima redaksi, Kamis (18/11/2021).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed